POLISI MULAI GERAM DENGAN TINGKAH NOVEL BASWEDAN

POLISI MULAI GERAM DENGAN TINGKAH NOVEL BASWEDAN

Penyidik senior KPK Novel Baswedan belum diperiksa keplolisian lantaran terkendala izin dari dokter yang merawat di Singapura.Namun belakangan Novel muncul ditengah berbagai media yang melakukan wawancara khusus, Dalam wawan cara tersebut Novel kembali pesimis polri berani mengungkapkan kasus yang dialaminya.

Bahkan, Novel menyebut ada dugaan jenderal Polri di belakang teror kepada dirinya, kepolisian berharap Novel jangan terlalu banyak bicara atas adanya dugaan kekterlibatan Jenderal Polri dalam kasus penyiraman terlwbih di media massa.

Lebih baik, Novel menyampaikan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Dengan adanya celoteh-celoteh Novel di media, membuat masyarakat berpikir Polri tak mampu bekerja dengan maksimal. Dengan demikian, polisi berharap Novel mau menceritakan juga berikan data yang diduga sebagai pelaku.

Sehingga, kata Argo, Novel tidak menjadi pencemar nama baik. “Kita mengharapkan mas Novel mau menyampaikan dalam bentuk berita acara. Kan banyak sekali informasi yang disampaikan, silakan dituangkan dalam berita acara.

Jam berapapun kita siap mendampingi KPK. Siap ke sana,” pungkasnya. Argo mengatakan penyidik diketahui telah ke rumah sakit tempat Novel dirawat di Singapura pada bulan Juni dengan didampingi KPK. Namun, Novel enggan diperiksa untuk dituangkan dalam BAP.

Selain itu, polisi juga sudah menyodorkan daftar pertanyaan kepada Novel. “Kita juga sudah memberikan daftar pertanyaan ke yang bersangkutan, kita menunggu kapan diisinya, kalau sudah dijawab kita ambil.

Sampai sekarang belum ada jawaban,” ucapnya.  Oleh sebab itu, lanjut Argo, kasus ini agak lama karena Novel belum mau diperiksa. Sehingga, polisi masih bersabar untuk Novel memberikan keterangan.

Sementara itu, juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, KPK sudah koordinasi kepada tim penyidik Polda Metro Jaya saat di Singapura untuk melakukan pertukaran informasi.

Lanjut Febri, mengenai surat izin pemeriksaan dari dokter di Singapura, KPK akan mengoordinasikan lebih lanjut soal itu. “Yang terpenting adalah sharing infonya karena prosesnya masih proses di penyelidikan,” terang Febri.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s