TERJADINYA BOM MELAYU BUKTI ISIS MASIH ADA DI INDONESIA

TERJADINYA BOM MELAYU BUKTI ISIS MASIH ADA DI INDONESIA


Indonesia kembali berduka, satu lagi upaya teror dari mereka yang tidak ingin Indonesia damai tercapai sudah mulai melaksanakan aksinya.Sebuah bom yag diduga bm bunuh diri meledak tidak jauh dari terminal Kampung Melayu, Jakarta pada malam hari sekitar pukul 21.00 24 Mei 2017.

Dua bom yang berurutan dengan selang waktu 5 menit yang dilakukan oleh 2 orang teroris ini memakan korban dari pihak kepolisian, 3 polisi yang sedang bertugas gugur terkena dampak bom tersebut.

Ledakan bom di Kampung Melayu telah memakan 15 korban, termasuk dua terduga pelaku yang tewas di lokasi, sementara lima polisi dan lima warga terluka.Inggris pun langsung memberikan travel advice untuk warganya bila ke Indonesia.

Travel advice itu dikeluarkan Inggris dalam situsnya gov.uk tertanggal 24 Mei 2017, hari yang sama saat bom di Kampung Melayu terjadi.Markas Besar Polri menyatakan serangan bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta, diduga dilakukan oleh kelompok teror ISIS.

Pemanasan mereka waktu lalu di konser penyanyi Ariana Grande yang menewaskan belasan orang hingga di Philipina juga dan sekarang sudah merambah ke Indonesia, Jakarta sebagai sasaran utamanya.Tujuannya cuma satu, ISIS ingin show off kekuatan mereka jelang ramadhan dan menciptakan kekacauan dimana-mana. Dilihat dari sisi manapun semua pasti akan menyimpulkan ini adalah bom yang memang digunakan ISIS seperti peristiwa sebelumnya, Bom Panci di Bandung.

Polisi menemukan lembaran struk pembelian panci di jasad salah satu terduga pelaku bom bunuh diri di Kampung Melayu. Struk tersebut ditemukan tidak hancur akibat ledakan itu.

Polisi menduga struk ini merupakan bukti pembelian panci yang digunakan pelaku untuk merangkai bom bunuh diri. Berdasarkan struk itu, terduga pelaku membeli panci yang diduga digunakan sebagai media bom di salah satu minimarket di daerah Padalarang, Jawa Barat.

Indonesia masih memang belum sepenuhnya aman dari ISIS, sebagaimana pernah penulis tuliskan beberapa waktu lalu dimana jaringan ISIS tertangkap di Lamongan dan beberapa diantaranya harus meregang nyawa di Tuban karena kedapatan menyerang polisi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s