BERITA BOLA HARI INI | MENGENANG 8 NOVEMBER DIWARNAI GOL GOL HASSELBAINK DAN KEWEL

Hari ini, tepat 19 tahun yang lalu, Liga Primer Inggris menyajikan salah satu pertandingan terdramatisnya ketika Leeds United menjamu Derby County di Elland Road.

Betapa tidak, Leeds mampu mengejar ketertinggalan defisit tiga gol dan membalikkan kedudukan menjadi skor 4-3, dengan gol penentu tercipta di masa injury time.



INI MOMEN PENTING KARENA …

Dekade 1990-an memang bukan eranya Liga Primer, mengingat pamor Serie A Italia masih sangat kuat. Kendati demikian, Liga Primer tetap selalu mampu menghadirkan laga-laga yang menarik dan bahkan “gila” di setiap pekannya, termasuk laga Leeds kontra Derby di musim 1997/98 ini.

Dilatih oleh George Graham, Leeds kala itu bukanlah tim yang sedap untuk ditonton. Sepakbola pragmatis dan fokus pada pertahanan menjadi ciri utama filosofi Graham sehingga fans Leeds tidak terlalu berharap tim kesayangan mereka menyajikan laga yang memanjakan mata.

Namun, pengecualian terjadi pada tanggal 8 November 1997, ketika publik Elland Road dibuat sangat terhibur oleh semangat juang para pemain Leeds saat menjamu Derby.

Semuanya diawali dengan bersakit-sakit dahulu, ketika Dean Sturridge — paman dari striker Liverpool saat ini Daniel Sturridge — mampu mengemas dua gol di awal laga sebelum penalti Aljosa Asanovic memperbesar keunggulan Derby menjadi 3-0 di menit ke-33. Di titik ini, beberapa fans Leeds sudah banyak yang mulai angkat kaki dari stadion.

Tapi, keajaiban Leeds baru akan dimulai. Sebelum turun minum, Leeds mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2 lewat gol dari Rod Wallace dan sepakan kaki kiri geledek dari bintang muda Australia, Harry Kewell. Dua gol balasan itu memicu kebangkitan tuan rumah di babak kedua.

Leeds tampil dominan seusai jeda untuk mengincar gol penyama yang akhirnya baru tercipta delapan menit jelang bubaran. Penyerang Belanda, Jimmy Floyd Hasselbaink, mengubah kedudukan menjadi 3-3 lewat titik putih dan membuat fans Leeds percaya bahwa comeback dramatis bisa terwujud.

Benar saja, di masa injury time, Lee Bowyer menyambar bola liar di area berbahaya untuk menggetarkan jala Derby dan menyegel kemenangan bersejarah bagi The Whites.



HAL LAIN YANG PERLU DIKETAHUI

Kemenangan dramatis ini menjadikan Leeds sebagai tim pertama dalam sejarah Liga Primer (sejak format baru), yang mampu mengatasi defisit tiga gol dari lawannya dan menang. Sejak saat itu, hanya ada tiga tim yang mampu mengulangi pencapaian Leeds ini, yakni:

West Ham United 3–4 Wimbledon (9 September 1998)
Tottenham Hotspur 3–5 Manchester United (29 September 2001)
Wolverhampton Wanderers 4–3 Leicester City (25 Oktober 2003).
Sayang, saat ini Leeds dan Derby sudah tidak berkompetisi di Liga Primer. Keduanya masih berkutat di divisi Championhip, kasta kedua sepakbola Inggris.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s